apakah anda menyenangi blog ini ?

Selasa, 26 Januari 2010

PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP ( LIFE LONG EDUCATION )

PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP ( LIFE LONG EDUCATION )

A. Realita
Tidak ada istilah “tua” untuk belajar, never old to leam.. Nabi Muhammad SAW sekalipun telah mencapai puncak, masih tetap juga diperintahkan untuk selalu memohon (berdoa) sambil berusaha untuk mendapatkan ilmu pengetahuan
Pendidikan seumur hidup merupakan konsep pendidikan yang tidak mengenal batas usia. Pendidikan bisa dituntut selama nyawa masih ada pada kita. Bukan saja dari suatu l embaga, pendidikan dapat juga dilakukan diluar atau di kehidupan masyarakat dengan apa yang dihadapi sehari-hari dapat dijadikan pelajaran bagi diri kita.
Bisa kita lihat disekitar kita, pendidikan bukan hanya bersifat formal melainkan ada yang bersifat nonformal bahkan dari hari ke hari semakin bertambah banyak.
Pendidikan non formal ini memberikan kesempatan kepada semua orang, baik yang tua maupun muda untuk mengikuti pendidikan yang ada di dalamnya. Tidak ada pembatasan umur karena pada hakikatnya pendidikan nonformal memang bertujuan untuk membuat semua orang untuk dapat meneruskan pendidikannya dalam bidang tertentu.
Pada masa sekarang banyak orang yang berlomba-lomba kembali memasuki dunia pendidikan, baikformal maupun pendidikan nonformal. Ini semua dengan harapan agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Mereka tidak mau tertinggal oleh kemajuan zaman sehingga membuat mereka mau belajar kembali walaupun usia mereka sudah agak tua.

B. Problema
Masih banyaknya orang yang beranggapan bahwa pendidikan hanya sebatas bangku sekolah atau perkuliahan dan setelahnya tidak ada lagi pendidikan adalah hal yang membuat pendidikan seumur hidup ini menghadapi hambatan sehingga orang-orang merasa tidak perlu lagi belajar karena sudah tamat dalam jenjang pendidikan.
Dan juga, di dalam jenjang pendidikan masalah pendidikan seumur hidup ini tidak dijelaskan dan diresapi oleh peserta didik dengan baik. Hal ini membuat mereka membatasi diri hanya pada bangku per kuliahan. Mereka menganggap bahwa setelah jenjang pendidikan selesai adalah waktu untuk mencari pemenuhan kebutuhan ekonomi.
Ini semua membuat konsep pendidikan seumur hidup hanyalah sebagai sebuah konsep tanpa ada penerapan yang berarti bagi masyarakat.

C. Solusi
Di dalam jenjang pendidikan hendaklah ada penanaman konsep pendidikan seumur hidup yang kuat di dalam jiwa setiap peserta didiknya. Sehingga mereka menyadari bahwa mereka selalu membutuhkan pendidikan yang berkelanjutan dari masa ke masa, tidak hanya mengadalkan pendidikan lamanya. Karena mereka merasa bahwa untuk menyeimbangi kehidupan yang selalu berubah maka perlu menambah ilmu dan pengetahuan mereka tanpa henti.
Begitu juga dalam masyarakat luas, diperlukannya sosialisasi tentang pendidikan seumur hidup ini agar mereka tidak akan ketinggalan oleh perubahan zaman yang semakin hari semakin berkembang. Jikalau mereka tidak selalu belajar, maka mereka akan menjadi orang yang merugi dan terbelakang dari yang lainnya.